UNIVERSITAS SOERJO NGAWI

VISI :

Menjadikan Universitas Soerjo sebagai Universitas terkemuka di kawasan regional dalam penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berbasis pada nilai-nilai Profesionalitas, bertaqwa dan berbudi.

 

MISI :

  • Menyelenggarakan Tri Dharma Peguruan Tinggi sesuai perkembangan Ilmu Pengetahuan dan   Teknologi, serta dinamika masyarakat dengan memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan.
  • Mengembangkan sumber daya manusia yang kreatif, inovatif dan bermoral, agar dapat memenuhi tuntutan masyarakat.

 

Lambang Universitas

Universitas SOERJO Ngawi mempunyai lambang dengan bentuk sebagai berikut. Lambang Universitas SOERJO berbentuk segilima beraturan dengan warna dasar kuning, di tengah terdapat 3 patung yang merupakan satu kesatuan, yaitu patung Gubernur SOERJO, Kompol M. Doerjat dan Kompol Soeroko, diatasnya terdapat bintang segi lima dengan pancaran sinar sebanyak 8, di tepi patung pada kanan dan kiri terdapat untaian padi sebanyak 10 butir dan kapas sebanyak 7 buah. Logo Universitas SOERJO Ngawi adalah sebagai berikut :

LOGO SOERJO 1

Adapun arti dari lambang tersebut adalah :

  1. Segilima, mewujudkan bahwa Universitas SOERJO menganut falsafah Pancasila
  2. Patung Gubernur SOERJO dan 2 rekannya adalah untuk mengenangkan jiwa kejuangan dari Gubernur SOERJO yang menjadi kurban kebiadaban PKI Muso pada tahun 1948 di desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi
  3. Bintang segi lima, menunjukkan bahwa Universitas SOERJO dijiwai oleh semangat Ketuhanan Yang Maha Esa
  4. Sinar berpendar 8 menunjukkan untuk mengenang bulan bersejarah bagi bangsa Indonesia, yaitu bulan Agustus, saat diproklamasikannya kemerdekaan RI
  5. Untaian padi dan kapas, melambangkan angka keramat, yaitu 17 bagi bangsa Indonesia, dan generasi yang dibangun oleh Universitas mempunyai tekad yang kuat untuk mewujudkan kemakmuran bagi masyarakat dan bangsa Indonesia
  6. Warna kuning emas adalah lambang keagungan, dimaksudkan bahwa segenap civitas akademika Universitas SOERJO menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia